Aug 14, 2009

Warung Bonek: Warungnya Persebaya Mania


Sudah lama saya ingin memposting kuliner ini, namun masih belum sempat. Tapi, karena salah satu sahabat saya, Affan, mengajak untuk mencari gorengan (kue), maka saya mengiyakan ajakannya dan akhirnya masuk juga di posting blog saya. Beberapa hari sebelumnya warung yang akan saya tuju kena obrak (razia) oleh Satpol PP Surabaya yang otomatis harus gulung tikar sementara. Sehingga, yang biasanya saya cuma berjalan sekitar 5 menit dari tempat saya bekerja, kali ini harus berjalan sekitar 10 menitan lantaran lokasinya pindah.



Warung Bonek, itulah namanya. Warung milik cak Ridho "sempel", sebutan akrab oleh arek-arek Bonek (suporter fanatik Persebaya), awalnya berlokasi di pojok jalan BKR. Pelajar (pas pojokan SMAN 9 Surabaya). Biasanya buka jam 17.00 wib hingga 02.00 wib. Namun, sejak awal Agustus harus pindah lokasi yang sekarang di depan depot Primarasa di Jalan Kusuma Bangsa (tepat di depan TK Citra Bunda). Warung yang cukup sederhana seperti warung lesehan yang lain dengan alas bekas spanduk dari kain vinyl. Yah, kebanyakan warung lesehan yang saya temui di Surabaya memang memanfaatkan bekas kain vinyl untuk alasnya, kalaupun lebih bagus mungkin terpal.

Warung bonek menjual makanan-makanan yang cukup mengeyangkan perut. Nasi sambel penyet telur menjadi menu andalannya, selain itu juga ada lauk ikan mujairnya. Selain nasi, warung ini juga menyediakan menu mi instan kuah. Tak perlu merogoh kocek banyak, nasi sambel hanya Rp. 4000, mi kuah hanya Rp. 2000. Kita pun juga dapat memesan minuman yang siap saji, sebut saja masih "berlabel instan" seperti Marimas, Nutrisari, Pop ice dan kopi susu. Namun, ada juga lho yang murni yaitu kopi bubuk asli. Kebanyakan sih yang memesan kopi tersebut adalah orang-orang yang ingin begadang. Di warung ini, Anda juga bisa menikmati gorengan (kue) seperti tujuan kami, sebut saja ote-ote (heci atau hongkong), molen, tahu isi, dadar jagung, lumpia dan jajanan pasar lainnya. Hanya Rp. 500! Murah kan...



Di warung ini, kita juga dapat bersantai sampai berjam-jam dengan suguhan permainan gaplek (remi) atau catur. Yah, dua permainan tersebut memang sengaja disediakan untuk memanjakan pelanggan. Maka tak jarang bagi bonek mania, warung ini digunakan sebagai ajang kumpul dan koordinasi antar suporter. Di sini Anda akan melihat mereka cangkrukan (nongkrong) hingga waktu yang lama, tak jarang jika kita memesan makanan dan minuman hingga kita akan pulang, para bonek mania masih nongkrong di sana. Dan asal tahu saja, warung ini juga menjadi ajang kumpul anak-anak SMA komplek Surabaya setelah seharian mengikuti ekskul di sekolahnya.

Setelah kenyang menyantap makanan kesukaan saya, kamipun balik ke tempat kerja. Oia, selain cak Ridho, Anda juga akan dilayani oleh istri dan anaknya, bu Muniasih dan Rizky. Khusus Rizky, saya salut dengannya. Tanpa paksaan dan beban, ia dengan ringan dan penuh senyum membantu kedua orang tuanya. Anaknya juga ramah dan tak sungkan untuk bergaul dengan pelanggan, termasuk saya. Sebagai keakraban saya dengannya, saya menyebutnya Adit (pemeran adiknya Astri di film Merantau...hahahaha...korban "Merantau").



Kalau Anda mengaku bonek mania, harus mampir ke sini nih...tapi bagi yang lain juga boleh. Silakan mampir...[]

5 comments:

Tea Shafiyyah said...

Lam PRAMUKA !!

hemm

Lam ukhuwah Lam kenaL juga .
Tetep semangat mencintai aLam dan mengembangkan imajinasi berpetuaLang .

saLam
temen JAMNAS SUKOHARJO

Tea Shafiyyah

nilsyamgustiawan said...

GYARGHHH!!!

laper!!!

mau donk :D

mas, kirimin aku 1 porsi dunk, nasinya,. hehehe

anak semeru said...

@ Tea Shafiyyah:salam pramuka
@ Am: mau?nasi penyet...makanyo k SBY...jgn diJambi doank...hahahahaha...

Anonymous said...

yo ngono rek....
tak dungakno laris dho' ridho'...
ganank sma siji!!!

Pin Cantik said...

Dari itu semua mana yg paling enak gan?
Mampir ke situsku Gan !!