Showing posts with label Asem Dewe. Show all posts
Showing posts with label Asem Dewe. Show all posts

Aug 17, 2010

#merdeka!


Pekikkan Merdeka! Agar seluruh dunia tahu tentang Indonesia dengan ber-twitter ria #merdeka!

Aug 16, 2010

Ngabuburit Sore


Sore-sore menjelang Magrib untuk berbuka puasa, biasanya banyak orang-orang yang melakukan jalan-jalan sekedar menanti waktu berbuka, termasuk saya. Sudah barang tentu banyak hal yang unik ketika sore di waktu Ramadhan. Coba deh tengok di sekitar kita, pasti kita akan menemukan yang namanya penjaja menu buka puasa, ta'jil, bazar dan lain sebagainya. Saya pun tak mau ketinggalan, saya juga menghabiskan waktu menanti Magrib dengan jalan-jalan. Saya paling suka membeli es campur. Hehehehe...atau ada yang menyebutnya es buah dan rumput laut. Namun, apapun itu, saya sangat menyukai suasana sore menjelang Magrib itu. Apalagi ketika suara adzan berkumandang. Waduh...lega banget bisa berbuka dengan nikmat-Nya. Selamat berbuka puasa...[]

Aug 10, 2010

Happy Ramadhan 1431 H


Alhamdulillah. Tidak terasa sudah memasuki bulan Ramadhan di tahun 2010 ini. Sungguh bulan yang sangat saya rindukan, apalagi ketika buka puasa, tawarih, tadarus dan sahur. Masih ingat saya ketika puasa tahun kemarin. Ketika berbuka harus berburu dan menyiapkan ta'jil untuk para pelanggan dan karyawan. Kadang malah tak kebagian.

Ketika tawarih, sungguh suasana yang saya rindukan saat berjejer berjamaah dengan para makmum dengan segala kekhusyukan ibadahnya. Ketika tadarus, sungguh pengalaman tak terlupakan ketika saya ditegur oleh penyimak di sebelah saya yang memang agak "keras". Maklum, orangnya sudah tua, tapi saya salut karena masih peduli dan mau tadarus daripada generasi mudanya yang entah ke mana. Masih ingat juga saya ketika selesai tadarus, ada beberapa orang yang membawa bingkisan, semua orang dapat jatah...eh lhakok saya malah tidak. Apes! Tapi bukan niatan tadarus saya untuk mendapatkan itu lho...

Ketika sahur, saya masih ingat harus janjian dengan sahabat saya, Ade, anak Bandung, harus saling mengingatkan bangun untuk sahur. "Pik, bangun! Cak Ran ato Unair?" Haduh...kangen sama kepolosan dan kerendahan hatinya. Miss U prend! Kami juga senang keliling Surabaya pusat ketika waktu sahur, berangkat pukul 02.00 wib kembali pukul 04.00 wib, pas imsak. Bahkan saya kadangkala harus mengganggu sang satpam untuk membukakan pintu pagar kantor. Sungguh kenangan yang tak terlupa.

Saat ini, meski masih di kampung orang, saya merasakan pengalaman Ramadhan di luar rumah. Biasanya saat pertama Ramadhan, saya kumpul bersama keluarga, namun kali ini tidak. Cari suasana berbeda saja, namun jika memilih, saya lebih suka di rumah. Suara petasan, pujian-pujian ketika menjelang Tarawih, musik patrol ketika sahur dan jalan-jalan subuh. Semua itu sangat saya rindukan.

Namun, saya tak mau panjang lebar. Perkenankanlah, saya, anaksemeru, mengucapkan:

"Selamat Menjalankan Ibadah Puasa 1431 H"
Semoga kita dapat menjalankannya dengan baik dan penuh kesabaran



Keluarga besar,

anaksemeru

Jun 20, 2010

Ought!



Saya tak tega tatapan mata itu kosong... (Ought!)
Saya tak ingin melihat simpul senyum itu hilang... (Ought!)
Saya sedih... (Ought!)

Ya. Beberapa hari ini memang itulah yang saya rasakan. Memang benar apa kata Indah Dewi Pratiwi: "Baru aku tahu, cinta itu apa...Baru aku tahu, sakit itu apa..."

Begitulah yang saya rasakan: Baru aku tahu, berharga itu apa ketika aku kehilangan. Namun, apapun terjadi, saya harus tetap menjadi pribadi yang unggul dan terbaik. Meski saya harus rela kehilangan semuanya; kenangan masa kecil, tembok-tembok kamar yang sering saya coreti, dapur yang selalu mengepulkan asap, bau tanah ketika hujan turun, rumput-rumput hijau yang rela saya injak dan beragam kenangan yang sebenarnya tak bisa saya lupakan.

Hati saya berkata: Inilah hidup. Kita harus siap ketika Allah memilih kita untuk mendapatkan rizki, begitu pula kita harus siap ketika Allah memilih kita untuk mendapatkan cobaan. Berat! Sungguh berat! Saya tak tega melihat orang-orang yang saya sayangi harus mengeluarkan air mata. Ketika tatapan mata itu sayu menatap keputusan malam itu. Tak ada kata, diam, membisu. Seluruh kepala pun menunduk. Namun, saya harus tegar, saya harus tegar, saya harus tegar.

Allah masih sayang kepada saya. Allah menegur saya dengan cara-Nya. Maka saya pun menoleh ketika Allah menepuk pundak saya. Hati kecil saya berkata: ini jalan yang terbaik dan saya harus bisa menjalaninya meski dengan medan yang berat. Dan saya janji, saya harus menjadi lebih baik dan membuktikan bahwa keputusan malam itu salah.

Saya berharap badai segera berlalu dan saya yakin: "Badai pasti berlalu..." (Ought!) []

Mar 13, 2010

Aku Pasti Kembali


Selamat datang semua? Apa kabar?

Alhamdulillah, sudah lama saya tidak ngeblog sejak akhir 2009. Akhirnya, saya memberanikan diri dan membuka hati saya kembali untuk tergerak mengutak-atik blog lagi. Semoga apa yang saya tulis di tahun 2010 ini membuahkah hasil yang lebih baik.

Saya ucapkan: SELAMAT DATANG pada diri saya sendiri dan SELAMAT DATANG di warna ceria tahun 2010. Amin

Nantikan postingan saya pada waktu terdekat ini.


Oct 2, 2009

Ini Batikku...


Alhamdulillah...klaim negara tetangga membawa hikmah. Batik secara resmi diakui warisan dunia pada tanggal 2 Oktober 2009 oleh UNESCO. Momentum yang pas dan sebagai kado manis untuk bangsa Indonesia.

Ada satu cerita unik ketika saya akan membeli batik ini. Awalnya sudah saya rencanakan bulan September lalu. Namun, menjelang hari-H saya masih belum sempat membelinya. Maklum, pekerjaan lagi padat dan baru masuk kerja dari libur Idul Fitri. Dan saya pun pasrah karena waktunya sudah mepet dan tidak memungkinkan untuk membeli. Saya pun berinisiatif pada tanggal 2 hanya berpakaian seperti biasa. Tak berbatik!

Sungguh di luar dugaan, ketika malam harinya menjelang tanggal 2, saya berkunjung ke salah satu rumah saudara. Eh, tak tahunya ternyata dia juga akan membeli batik pada malam hari itu juga. Saya pikir: BATIK? Yah...akhirnya harapan saya untuk membeli batik kesampaian. Selang beberapa menit, kami sampai di butik DANAR HADI, Surabaya. Pfuh! penuh, Boz! Maklum...semua orang mungkin punya kepentingan yang sama, merayakan berbatik nasional. Atau mungkin malah hanya formalitas dari kantor, hehehehe....

Kamipun masuk. Huyuh! Stok kayaknya hampir habis....Suwerrr...Sampai-sampai nih...patung manekin sudah bertelanjang karena batik yang menutupinya diambil pelanggan. Gila! Jadi lucu manekinnya. Hwahahaha...sayang saya tak membawa kamera karena di luar rencana.

Karena harga mahal dan kaos yang saya cari tidak ada, maka kami melanjutkan ke butik yang satunya. Dan alhamdulillah agak lengang sedikit dan kaos yang saya cari akhirnya dapat. Hanya Rp. 87.500,-[]

Aug 12, 2009

Merantau: Jagoan Lokal Indonesia


Hwah...akhirnya saya bisa nonton film di bioskop lagi. Terakhir kali nonton yaitu film Laskar Pelangi. Namun, kali ini saya sengaja ingin menonton-lebih tepatnya sudah kebelet mulai dari awal isu- film MERANTAU. Yah, film laga yang sangat saya sukai.

Tanggal 10 Agustus 2009, saya sengaja membeli tiket nonton film ini di Cinema 21 TP (Tunjungan Plasa) bersama dengan dua sahabat saya. Tapi sungguh apes, saya dan dua sahabat saya telat beberapa menit karena ditinggal makan dulu. Hahahaha...apes! Namun, tak cukup jauh ternyata ketertinggalan kami.

Selama kurang lebih 2 jam saya terkesima dengan film laga ini. Sesuai prediksi saya, Merantau akan beda dengn Ong Bak (Thailand) yang selama ini banyak dibicarakan orang. Ong Bak berkisah seperti kisah kolosal bak Ramayana dan Mahabarata. Namun, Merantau lebih dari itu, dengan keunggulan mengangkat budaya lokal (local indigenous) masyarakat Indonesia, lebih tepatnya adat Minangkabau (Sumatera), film ini mampu menyulap adegan demi adegan dengan scene yang sangat menakjubkan. Tidak biasa sutradara lokal atau director film mampu menghasilkan angle film yang bagus. Bagi saya, Merantau sangat berbeda dan saya salut atas penggarapannya. Dari semua itu, memang sih ada kekurangannya (saya tidak akan menyebutkannya...silakan nonton sendiri yak...). Hanya satu keinginan saya yang belum terkabul di film ini: Slow Motion! Yah, adegan dengan gerakan lambat jika dipakai di film ini akan lebih dramatis! Mungkin akan saya tunggu di laga Merantau 2 yang diperankan Yuda (Iko Uwais) sebagai Adit. Hehehehe...

Well, selamat atas film Merantau, saya salut dan bangga memiliki genre baru dalam perfilman Indonesia! []

Jul 31, 2009

Sandal: Past vs. Pre


Cari 10 perbedaan! Hahahaha...mungkin Anda bingung dengan 2 sandal di atas. Yah...untuk mengenang dan merayakan keduanya, saya mencoba memposting. Eh, ngomong-ngomong Anda masih tertarik untuk mencari 10 perbedaan keduanya? Silakang dicari yah...kalau ketemu silakan kirim jawabannya ke email saya dan dapatkan hadiah menarik: TERIMA KASIH ATAS PARTISIPASINYA. MOHON MAAF ANDA KURANG BERUNTUNG! mode on:)

Huh! mungkin cukup sudah saya mengamati kedua sandal saya. Yang hijau sebenarnya saya masih sayang, namun karena sudah uzur saya harus merelakannya tak berpasangan dengan kaki saya. Si hijau telah menemani saya hampir 1 tahun dan itupun saya dapatkan secara gratisan (warisan). Namun, sungguh kejam dunia, si hijau sering dipakai oleh orang tak dikenal alias maling sandal (tapi si hijau bisa balik sendiri lho...). Karena ulah mereka, si hijau harus diamputasi, kedua tali karetnya distaples dan dilakban. Maklum, saat itu saya begitu sayang sama dia dan saya juga sayang sama duit yang ada, masih belum terlalu butuh untuk menggantikan posisinya. Alhasil, saya bisa memakainya kembali selama hampir 4 bulan. Prestasi yang cukup membanggakan bagi saya (hahahaha...). Meski banyak yang syirik! Dan asal tahu saja, si hijau masih saya simpan sekarang, mungkin bisa dijadikan museum mumi sandal. Sekarang tiap hari saya jemur, biar tambah awet!

Karena suatu musibah, terpaksa saya harus menggatikan posisinya menempel di kaki saya. Si hijau sudah pensiun, sekarang digantikan oleh si biru. Dan saya harus merogoh kocek 6500 rupiah, sebuah nominal yang cukup untuk sekali makan! Namun, saya telah jatuh cinta padanya, si biru mengingatkan saya akan warna kesukaan. Dan sekarang si biru masih mulus dan bersih. Sejak ada si biru, orang tak dikenal, oknum, mafia atau apalah sebutannya tidak berani memakainya. Selain itu, saya sudah melengkapinya dengan kode. Di kanan 4, di kiri juga 4. Masing-masing bulatan ada nomor angka yang tersembunyi, kalau gagal mengacak angkanya maka sandal tidak mau dipakai. Nah, begitulah kecangihan sandal saya, si biru. Mohon maaf, kemarin saya beli limited edition dan dijual tak terpisah.

Pfuh! Mungkin segitu dulu yak...saya mohon pamit. Mau mandiin si biru dulu. Hehehehe...

Catatan:
just intermezzo, mungkin bisa jadi cerita unik untuk anak-anak kali yak...hehehehehe...

Jun 1, 2009

Kenangan Masa MTs


Ya Allah...foto ini mengingatkan saya pada waktu akhir kelas 3 MTs, saya memenangkan Lomba Pidato Tertib Lalu Lintas se-Karisidenan Malang tahun 2002. Nggak nyangka pas itu juara I. Saya langsung lari dari ruangan lomba menuju ke musholla di luar gedung. Menuruni anak tangga dan sesampai di musholla saya langsung sujud syukur. Saya kangen akan masa-masa seperti ini. Kapan ya bisa berprestasi yang membanggakan lagi...Tetap semangat! []

May 4, 2009

Refresh sebelum Skripsi



Waktu terus bergulir, tak terasa sudah semester 8. Satu semester lebih telat dari rencana semula. Namun, saya tetap bersyukur dengan keadaan seperti saat ini. Syukur itu lebih ketika saya terpilih (bukan terpilih sih…tapi lebih tepatnya diajak salah seorang teman) untuk mewakili fakultas untuk presentasi hasil KKN 2008 se-kampus. Waktu selama 1 bulan penuh tidak saya sia-siakan untuk mempersiapkan segalanya, termasuk materi presentasi power point berikut cara penyampaiannya. Setiap malam selama 1 minggu sebelum hari-H saya terus berlatih. Baik itu cara penyampaian, menjawab pertanyaan hingga menunjukkan bukti-bukti hasil KKN. Dan sampailah pada hari yang dinantikan. Namun sungguh sayang, ketika itu ada masalah tentang siapa yang berhak mewakili untuk kegiatan ini. Padahal sudah 1 bulan sebelumnya saya dan teman saya yang bernama Ais yang akan mengikuti kegiatan ini. Tapi, ada oknum dosen yang membatalkan pemberangkatan saya. Saya pun komplain ke bagian dekanat dan alhamdulillah ditanggapi baik dan akhirnya saya, Ais dan satu teman lagi yang awalnya menggantikan kami pun berangkat.


Dalam perjalanan saya tertawa kecil mengingat kejadian sebelumnya. Saya tak habis pikir jika oknum dosen itu pilih kasih. Namun, biarlah itu kenangan luka lalu. Sekarang, saya harus siap untuk melakukan yang terbaik kepada fakultas. Apapun alasannya, saya harus siap tampil semaksimal mungkin. Selama satu jam perjalanan, sampailah kami di hotel Tanjung Plasa, Tretes. Setelah turun dari kendaraan, kami check in, saya kebagian kamar nomor 22.



Sesuai jadual, kami akan melakukan presentasi sekitar sore menjelang magrib. Namun, ternyata jadual berubah karena rektor saat itu datang terlambat dan mendadak. Akhirnya, acara pembukaan pun dimulai tanpa kami. Tak masalah, yang penting kami masih bisa enjoy menikmati pemandangan malam itu. Sambil menunggu jadual kami, ngobrol ngalur-ngidul pun kami lakukan. Entah itu tentang cerita ketika KKN atau rencana-rencana untuk menunjukkan citra kampus. Sudah sekitar 4 jam lebih kami berbincang-bincang, namun jadual giliran kami belum kunjung tiba. Kami pun sempat putus asa, namun akhirnya tiba juga. Ternyata, tak hanya itu kekesalah kami, ketika presentasi pun kami sempat berantakan karena waktu yang disediakan tak cukup dan lagi-lagi pilih kasih moderatornya. Kami pun menyadari bahwa ada yang tidak suka dengan kehadiran kami yang sebelumnya memang akan digantikan orang lain. Meski presentasi tetap berjalan, namun saya kurang puas! Tanpa dikomando, saya pun walk out dari tempat acara dan menuju ke kamar nonton tipi.



Selesai acara, saya tak memikirkan kejadian tadi. Saya dan teman-teman menganggap bahwa kegiatan ini adalah refreshing. Makanya tak ada yang serius. Alhamdulillah, meski agak dongkol namun dengan suasana persaudaraan dan persahabatan yang hangat di antara kami, hati saya menjadi lega. Yah, saya mengatakan bahwa tangal 2 – 3 April adalah hari yang cukup untuk menyegarkan pikiran. Tepat menjelang skripsi, anggap saja ini bagian dari antiklimaks dalam perjalanan hidup. []

Feb 1, 2009

Tentang Asem (anaksemeru)

Alhamdulillah, dalam satu bulan saya telah bisa memposting 15 bahan ke blog. Hal ini lebih sedikit dari yang saya targetkan yaitu 30 postingan dalam sebulan, yang berarti satu posting/ hari. Namun, tak masalah, yang penting saya masih mampu beraktifitas rutin untuk blog tercinta ini.

Postingan kali ini menandai dimulainya bulan baru yakni Februari. Semoga bulan ini kita semakin kreatif dan tentunya selalu cinta Indonesia. Saya yakin, di luar sana banyak para blogger yang lebih kreatif daripada saya dan saya yakin mereka akan selalu mengangkat kepada dengan bangganya: Aku Orang Indonesia! Kepada seluruh blogger di nusantara ini, ayo majukan industri kreatif Indonesia!


Ada tiga (3) hal yang ingin saya sampaikan pada postingan kali ini:
[1]. Header anaksemeru dah berubah. Hal ini selalu dilakukan setiap bulan dengan tingkat kreatifitas yang berbeda. Dan tentunya diikuti oleh perubahan-perubahan yang lain (silakan cek sendiri). Perubahan itu bagi saya sangat penting, seperti kata Obama: Change, yes we can! Maka begitu dengan blog ini, semoga para blogger semakin sayang dan cinta dengan blog yang sudah berusia satu bulan. Karena para blogger juga yakin, perubahan adalah proses menuju ke arah yang lebih baik (bungkus, cak!)




[2]. Pada usia satu bulan ini, anaksemeru sudah menempati urutan ke-41 pada search engine Google (31/01/09) dengan kata kunci “semeru” yang sangat familiar, ini lebih baik daripada hari-hari kemarin yang menempati urutan ke-82. Sedangkan jika menggunakan kata kunci “anaksemeru” atau “anak semeru”, maka akan berada diurutan pertama. Ini adalah usaha yang cukup bagus pada proses awal. Makanya, kunjungi terus blog tercinta ini (inggih, ndoro..)




[3]. Tidak berselang lama, sejak memposting Kaos Indonesia, anaksemeru telah mendapatkan kehormatan dengan terpampangnya desain kaos melalui blog di Kementerian Desain Republik Indonesia (KDRI) dengan nomor 201. Ini pencapaian yang menurut saya luar biasa, karena baru sekarang ini desain saya dilihat banyak orang, terutama para blogger. Terima kasih kepada mas Gembol (sapaan saya sih cak Gemblung. Hehehe…) yang telah memberikan kesempatan kepada saya.




Akhirnya, semoga pencapaian selama satu bulan ini tetap berlanjut pada hari-hari berikutnya. Tetap kreatif dan majulah industri kreatif Indonesia! (sstt..stssst… dan saya mo liburan dulu ke kampong selama seminggu, doakan dapat ide-ide gila, tunggu kisah selanjutnya, wokeeh…).[]

Jan 29, 2009

Ketemu Penulis vs Turis

Tanggal 25 Januari benar-benar hari yang sangat menyesakkan. Events sungguh padat. Keletihan dan rasa capek menghinggap di pundak. Rasanya ingin istirahat sejenak dari pekerjaan. Tujuannya hanya satu, biar nanti fresh kembali. Namun, rasa-rasa itu mungkin telah terbayar, karena pada hari yang bertepatan pula, saya bertemu dengan dua penulis hebat. Mereka adalah Epri Traqib (Epri Abdurrahman Rafi’), seorang pendiri komunitas puisi FLP (Forum Lingkat Pena) dan Jonru yang bernama asli Jonriah Ukur (mungkin kamu baru nggeh nama aslinya sekarang), seorang pendiri http://www.penulislepas.com/, http://www.belajarmenulis.com/ dan http://www.sekolahmenulisonline.com/. Mereka berdua merupakan penulis yang handal di bidangnya. Mas Epri sudah mempunyai buku Puisi Lengang sementara Mas Jonru adalah pengelola bisnis online. Saya bersyukur dapat bertemu dengan mereka. Pasalnya, saat itu mereka sedang mengisi acara di Magnet Zone tentang Cara Dahsyat Menjadi Penulis Hebat. Semoga ketularan kesuksesan mereka. Amin.

"backpacker adalah wisatawan yang bepergian dengan ciri khas tas gendong di punggung atau ransel"

Cerita lain, di sela-sela acara itu saya mencoba refresh dengan jalan-jalan di jalanan dekat kantor saya. Eh lha kok, ketemu ma turis…mereka celingukan melihat kantor saya (tepatnya toko buku bagian depan), akhirnya mereka mendekat dan bertanya pada saya, “Apakah ini toko buku?”, saya pun menjawab, ”Iya. Silakan masuk…”. Setelah itu, saya pun mencoba untuk mengasah kemampuan bahasa Inggris (maklum beberapa hasil tes bahasa Inggris, hasilnya sungguh memua…..kkan. Hehehe…). Dari hasil obrolan saya, ternyata mereka berasal dari Belanda. Mereka adalah Vincent dan Iris. Mereka datang ke Indonesia karena memang ingin menjelajah nusantara elok ini. Istilah lain mereka adalah backpacker, yakni wisatawan yang bepergian dengan ciri khas tas gendong di punggung atau ransel. Ternyata Iris mempunyai keluarga di Surabaya, sedangkan Vincent adalah temannya (lebih tepatnya mungkin mereka sepasang kekasih. Hiks!).


(dari kiri) mas epri, saya dan mas jonru

me and vincent (huik...njomplang, rek!)

web vincent dan iris: www.indojasinee.nl


Perjalanan mereka dimulai dari Sumatera dan diakhiri di Australia. Seingat saya, setelah dari Surabaya mereka ingin ke Gunung Bromo (diuh…kok nggak mampir ke gunung semeru yah…padahal lebih eksotik!). Saya pun teringat akan obsesi saya yang belum tercapai yakni jelajah nusantara (ada yang bisa membantu, plz…) []

Jan 6, 2009

Siap Tempur…

Hhhhhah….akhirnya hari pertempuran telah tiba. Setelah libur panjang, saya harus berhadapan lagi dengan kepenatan dunia kampus. Ujian semester telah menghadang di depan. Mau tak mau saya harus melewati pertempuran ini, harapannya semoga IPK semester ini lebih baik dari semester kemarin. Sikap optimis itupun dah saya tancapkan sejak awal.

Hari pertama ujian, sempat dibuat bingung karena tugas belum rampung…ditambah lagi soal ujian juga ada beberapa yang saya anggap tidak pernah saya dengar selama kuliah (apa saya aja yah…yang tak pernah masuk atau meski masuk tapi tak memperhatikan. Hehehe….)





Setelah bergelut selama kurang lebih 1 jam setengah, akhirnya saya bisa mengakhiri pertempuran awal ini. Pfuh…nada ini muncul, namun agak sedikit deg-degan karena kemungkinan kayaknya nilai mata kuliah ujian awal ini kurang bagus. Yah…biarlah, semoga keberuntungan berpihak pada saya. Saya tetap optimis dan saya telah berusaha sebaik mungkin (nah…getoo dunk!). Setelah keluar dari ruangan ujian, saya pun bersantai dengan temen-temen…yah biasalah diskusi tugas yang belum kelar. Maklum, prinsip mahasiswa kuliah adalah mending mengerjakan tugas mendekati deadline tapi hasilnya baik daripada mengerjakan jauh-jauh hari tapi hasilnya banyak yang revisi (hehehe…pendidikan moral 1: jangan suka menunda-nunda pekerjaan)


"mending mengerjakan tugas mendekati deadline tapi hasilnya baik daripada mengerjakan jauh-jauh hari tapi hasilnya banyak yang revisi"



Untuk temen-temen yang lagi ujian juga, selamat menempuh ujian, semoga hasilnya memuaskan! Amin…[]

Jan 4, 2009

Transhumanion

Hai…yok nopo kabare, konco? Apik-apik wae to…

Moga begitu. Tidak seperti saya yang beberapa hari ini letih, lesu dan tak bersemangat. Ceritanya begini, beberapa hari ini sejak lembur ndekor untuk tahun baru rasanya badan remuk semua. Malas malah menghinggap. Huh! Apalagi rambut panjang saya juga terlibat, pasalnya kepala pusing dan gatal-gatal. Entah kurang sampo atau tidak pernah mandi (hehehe..). Sejujurnya sih…rambut saya di mata temen-temen masih pendek, tapi tetap aja bikin gatal dan kepala pening. Pfuh! Akhirnya…setelah sengsara selama 3 hari, saya beranikan juga ke dokter rambut alias tukang cukur yang berada di daerah Menanggal, tepatnya dekat Alfamart, nama kiosnya Potong Rambut Mahkota, ceritanya sambil menyelam minum air, ngantarkan partner saya, Affan. Walhasil…rambut saya sekarang seperti setengah shaolin, ada yang bilang juga seperti angkatan (mungkin tepatnya ikut wajib militer untuk dikirim ke Palestina buat ganyang Israel)


Perjuangan saya telah terbayar dengan bantuan pak Bendi, empunya cukur rambut, cukup dengan Rp. 9rb rambut saya dah kepotong. Pun demikian dengan kepala pening dan gatal-gatalnya.. Setelah itu, untuk menambah semangat, saya membeli vitamin untuk mengatasai letih, lesu dan malas. Selain itu, sampo yang cukup juga tak ketinggalan. Hemm…hasilnya bisa dilihat sendiri di bawah ini…


Catatan: transhumanion menurut kamus pribadi diartikan sebagai perubahan manusia menjadi manusia…bingung kan?

Jan 2, 2009

Aku Kembali

Alhamdulillah, mulai tanggal 01 Januari 2009 aku bisa ngeblog lagi. Semoga bisa terus berkarya dan ga malas untuk ngetik apalagi ngurusi blog.